

Industri Kecil Di Madiun Mulai Kolaps
Artikel : BayuMukti.com
Madiun yang mendapat julukan Kota Gadis (Perdagangan dan Industri) kini sebutan itu harus dikaji ulang. Pasalnya banyak Industri kecil di Kota Madiun Mulai kolaps. KONDISI industri kecil di Kota Madiun yang semakin terjepit dikarenakan adanya kenaikan harga bahan baku. Puluhan industri kecil terpaksa merugi atau mengurangi jumlah produksinya. Keluhan terbesar dialami industri berbahan baku kedelai, tepung terigu dan minyak goreng.
Bahkan, akibat kenaikan bahan baku ini, industri kecil ada yang mogok peroperasi.
“Tapi sejauh ini belum ada yang berhenti total hingga tidak berproduksi karena masalah bahan baku. Hanya memang ada beberapa usaha yang berhenti akibat kalah saing, seperti industri kerupuk dan penyedia air minum,” kata Kepala Sub Dinas Industri, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pariwisata Kota Madiun Agus Purwanto kemarin.
Agus menambahkan dari akhir tahun 2007 hingga awal tahun 2008 hanya sedikit industri yang menyatakan berhenti produksi dan melapor mengembalikan perizinan. Rata-rata industri yang kolaps memilih berhenti sementara atau mengurangi produksi. “Yang berhenti paling empat atau lima saja, dan itu sudah biasa. Yang berhenti secara masal itu nggak ada,” imbuhnya.
Untuk membantu pertumbuhan industri kecil yang terkena dampak kenaikan bahan baku, terutama melonjaknya harga kedelai, Disperindagkopar Kota akan memberikan subsidi kedelai Rp 1.000 per kilogram untuk pembelian di bawah sepuluh ton.
“Kita juga akan membantu permodalan melalui Bank Pasar. Tahun ini dana yang kami ajukan di APBD sekitar Rp 400 juta. Tetapi nanti industri mana yang berhak menerima bantuan modal akan direkomendasikan disperindagkopar,” pungkasny
Tidak ada komentar:
Posting Komentar